Adab Malam Pengantin.. Posted on May 25, 2010 by fitrimelinda
Adab Malam Pengantin..

Adab malam pengantin
Berjuta rasa menyelimuti jiwa pasangan pengantin baru setelah pesta pernikahan mereka. Perasaan malu, was-was, takut, ingin selalu dekat, bahagia dan salah tingkah berkumpul menjadi satu. Ada rasa cemas, gugup, berdebar-debar dan salah tingkah saat menghadapi orang lain yang kini telah halal baginya, yang biasanya hidup sendiri, kini telah ada orang yang menemani.
Bagaimana tuntunan islam dalam menghadapi saat-saat yang indah itu???
Islam telah mengatur semuanya dengan indah.. so jangan grabak-grubuk ya, cuma gara-gara udah kebelet..
ada adab-adabnya lho.. Biar apa yang kita lakuin bernilai lebih dimata Allah SWT.. Ada pun adab-adab malam pengantin atau malam zafaf adalah.. :
- Persiapkan perlengkapan malam zafaf (malam pengantin) dengan berhias dan melakukan perkara-perkara fitrah seperti memotong kuku, mencukur bulu kemaluan dan lain-lain.
- Ucapkanlah salam saat memasuki kamar istri
- Letakkan tangan diatas kening istri sambil mendo’akan keberkahan baginya. Syekh Al-bani dalam kitabnya Adabus Zafaf mengatakan,
“ seyogyanya seorang suami pada malam pertamanya terlebih dahulu meletakkan tangan kanannya dikening istrinya sambil menyebut Asma (nama) Allah SWT. Untuk meminta keberkahan-Nya.”
Pada saat meletakkan tangan diatas kening istri, sang suami hendaklah berdo’a :
“ Allahumma inni as-aluka min khairihi maa jabataha ‘alaihi wa a’udzubika min syarrihaa wa syarri ma janatahaa ‘alaihi” (Ya Allah,aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tabi’atnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan tabi’atnya.”
- Shalatlah dua raka’at bersama-sama, kemudian berdo’a setelahnya. Abi Said, salah seorang budak berkata : “bahwasanya Rasulullah SAW mengawali malam pengantinnya dengan Aisyah binti Abu Bakar dengan segelas susu yang dibawanya dan diserahkannya sendiri.
- Lepaskanlah pakaian yang anda sukai, namun masih ditutupi selimut/ selembar kain
- Berdo’alah sebelum berjima’ (senggama) sebagaimana sabda Rasulullah,
“Bismillahi Allahumma Jannibnasy-syathaana wajannibisy –syaithaana Maa Razaqtana” (Atas nama Allah, Ya Allah jauhkanlah setan dari kami dan jauhkanlah setan itu terhadap rezeki (anak) yang engkau berikan kepada kami)
- Berwudhu’lah jika ingin mengulangi jima’
- Segeralah mandi atau segera berwudhu sebelum tidur
- Diperbolehkan mandi bersama-sama dengan air yang berasal dari satu ember
- Menjumpai keluarga suami atau istri keesokan harinya
- Menjaga rahasia hubungan suami istri. Dalam hadist diriwayatkan, bahwa Asma Binti Yazid pernah bersama Rasulullah yang sedang dikelilingi oleh beberapa sahabat pria dan wanita. Lalu Rasulullah bersabda,
“janganlah sampai seorang suami menceritakan apa yang dilakukannya terhadap istrinya, dan janga sampai seorang istri juga menyebarkan apa yang telah dilakukannya bersama suaminya. Maka semua yang hadir terdiam hingga Asma Binti Yazid menimpali,”mereka melakukannya Ya Rasulullah,” Beliau segera bersabda,” jangan kalian lakukan itu, sesungguhnya perbuatan itu bagaikan setan jantan yang menjumpai setan betina dijalan, kemudian berzina dengannya.”
0 件のコメント:
コメントを投稿