LEGALISASI BARANG PINDAHAN DI KBRI TOKYO
oleh Shakti Eko W pada 28 November 2011 jam 8:02
Ada dua macam tipe barang ketika kita pergi dari satu negara ke negara lain:
-Barang Bawaan
-Barang Pindahan
Barang bawaan adalah barang yg kita bawa bersama kita ketika travelling..
Sedangkan barang pindahan adalah barang yang dikirmkan karena kita akan pindah dari negara lain (Jepang misalnya)ke Indonesia. Dengan adanya legalisasi Barang Pindahan dari KBRI Tokyo, maka barang2 tersebut tidak akan terkena pajak di Bea cukai di Indonesia. Yg berhak mendapat hak Barang Pindahan adalah orang yg menetap lebih dari satu tahun di Jepang, Dan mengirimkan barang tersebut dalam jangka waktu tiga bulan sebelum atau sesudah kita kembali ke Indonesia. yg harus diinget Barang dagangan* dan kendaraan bermotor tidak dapat dianggap sebagai barang pindahan.
*wilayah abu-abu, tidak ada deskripsi dari jenis barang dagangan
Cara meminta Legalisasi Barang pindahan
-Mengirimkan permohonan legalisasi barang pindahan kepada KBRI Tokyo, bisa dengan datang secara langsung, atau mengirimkan via pos dengan melampirkan amplop kosong yg dituliskan alamat kita, no telp yg bisa dihubungi dan perangko secukupnya.
Kirimkan ke alamat KBRI Tokyo
FINANCIAL ATTACHE
INDONESIAN EMBASSY
5-2-9, Higashi Gotanda, Shinagawa-Ku
Tokyo 141-0022
Contact Person
1. Fadli Rinaldi Lubis (Petugas Bea dan Cukai KBRI Tokyo)
Tel:03-3441-4201 EXT 338
Fax:03-3441-4039
Email:fadly_rinaldy@yahoo.com
2.Syarif Hidayat (Atase Keuangan KBRI Tokyo)
Tel:03-3441-4201 EXT 337
---------------------------------------------------------------------------
Persyaratan Pengesahan Legalisasi Barang Pindahan
1.Surat Permohonan untuk mendapatkan pengesahan Barang Pindahan dialamatkan kepada:
Atase Keuangan/Bea dan Cukai KBRI Tokyo
2. Surat Keterangan Pemilik Barang Pindahan
3. Daftar barang, diisi secara lengkap dan benar sesuai dengan contoh pengisian yg terlampir
4. Foto copy pasport (halaman foto, VISA, Halaman lapor diri ke KBRI atau KJRI)
5.Foto copy KTP Jepang
6.Foto copy surat penugasan/belajar/trainee
7.Foto copy surat penugasan/belajar/Trainee
8.Legalisasi akan diberikan satu kali saja yg dibuktikan dengan surat keterangan yg bersangkutan, selebihnya diberlakukan ketentuan barang import
9. Formulir diajukan minimal 2minggu sebelum kepulangan ke Indonesia
10. Berkas legalisasi disusun berdasarkan urutan di atas.
Catatan: Persyaratan tambahan akan diberlakukan apabila diperlukan.
2011年11月30日水曜日
2011年11月29日火曜日
Adab Malam Pengantin.. Posted on May 25, 2010 by fitrimelinda
Adab Malam Pengantin..
Bagaimana tuntunan islam dalam menghadapi saat-saat yang indah itu???
Islam telah mengatur semuanya dengan indah.. so jangan grabak-grubuk ya, cuma gara-gara udah kebelet.. - Persiapkan perlengkapan malam zafaf (malam pengantin) dengan berhias dan melakukan perkara-perkara fitrah seperti memotong kuku, mencukur bulu kemaluan dan lain-lain.
- Ucapkanlah salam saat memasuki kamar istri
- Letakkan tangan diatas kening istri sambil mendo’akan keberkahan baginya. Syekh Al-bani dalam kitabnya Adabus Zafaf mengatakan,
“ seyogyanya seorang suami pada malam pertamanya terlebih dahulu meletakkan tangan kanannya dikening istrinya sambil menyebut Asma (nama) Allah SWT. Untuk meminta keberkahan-Nya.”Pada saat meletakkan tangan diatas kening istri, sang suami hendaklah berdo’a :
“ Allahumma inni as-aluka min khairihi maa jabataha ‘alaihi wa a’udzubika min syarrihaa wa syarri ma janatahaa ‘alaihi” (Ya Allah,aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tabi’atnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan tabi’atnya.”
- Shalatlah dua raka’at bersama-sama, kemudian berdo’a setelahnya. Abi Said, salah seorang budak berkata : “bahwasanya Rasulullah SAW mengawali malam pengantinnya dengan Aisyah binti Abu Bakar dengan segelas susu yang dibawanya dan diserahkannya sendiri.
- Lepaskanlah pakaian yang anda sukai, namun masih ditutupi selimut/ selembar kain
- Berdo’alah sebelum berjima’ (senggama) sebagaimana sabda Rasulullah,
“Bismillahi Allahumma Jannibnasy-syathaana wajannibisy –syaithaana Maa Razaqtana” (Atas nama Allah, Ya Allah jauhkanlah setan dari kami dan jauhkanlah setan itu terhadap rezeki (anak) yang engkau berikan kepada kami)
- Berwudhu’lah jika ingin mengulangi jima’
- Segeralah mandi atau segera berwudhu sebelum tidur
- Diperbolehkan mandi bersama-sama dengan air yang berasal dari satu ember
- Menjumpai keluarga suami atau istri keesokan harinya
- Menjaga rahasia hubungan suami istri. Dalam hadist diriwayatkan, bahwa Asma Binti Yazid pernah bersama Rasulullah yang sedang dikelilingi oleh beberapa sahabat pria dan wanita. Lalu Rasulullah bersabda,
“janganlah sampai seorang suami menceritakan apa yang dilakukannya terhadap istrinya, dan janga sampai seorang istri juga menyebarkan apa yang telah dilakukannya bersama suaminya. Maka semua yang hadir terdiam hingga Asma Binti Yazid menimpali,”mereka melakukannya Ya Rasulullah,” Beliau segera bersabda,” jangan kalian lakukan itu, sesungguhnya perbuatan itu bagaikan setan jantan yang menjumpai setan betina dijalan, kemudian berzina dengannya.”
2011年11月28日月曜日
7_Cara_Mengatasi_Takut_Gagal
7 Cara Mengatasi Takut Gagal
Memiliki perasaan takut gagal mungkin sesuatu yang wajar. Namun jika terus terkungkung oleh perasaan itu hingga tak pernah bisa melakukan apa-apa, perlu diwaspadai. Orang seperti ini hanya mau bermain di area safe. Namun sebenarnya bermain di area safe pun memiliki risiko besar. Setidaknya ia tak akan beranjak dari kondisinya saat ini.
Sebenarnya, ketakutan itu hanya karena orang terlalu underestimate terhadap kemampuannya. Nah, strategi berikut akan membantu mengatasi ketakutan gagal dan menumbuhkan keberanian.
1. Pertimbangkan ongkos yang harus dipikul jika kita melewatkan peluang yang berada di hadapan. Misalnya, kita tak akan bisa mengatasi masalah keuangan yang sedang kita hadapi padahal masalah ini telah mengganggu begitu lama. Atau jika tak diambil, kita tak akan pernah dipromosikan jadi manajer, direktur atau jabatan penting lainnya.
2. Lakukan penelitian untuk menemukan sisi baik dan buruknya dari suatu kesempatan. Ketidaktahuan adalah sumber terbesar dari ketakutan. Ketika kita tidak tahu apa yang sedang kita hadapi, konsekuensi yang kita hadapi akan selalu tampak lebih besar dari kondisi sebenarnya. Karena itu tumbuhkan keberanian atau minat untuk mencari tahu apa yang sedang kita hadapi. Lakukan riset. Dengan cara ini kita akan menemukan sisi baik dan buruknya dari kesempatan yang tengah dihadapi sehingga kita bisa tahu apa saja risikonya.
3. Tampilkan skenario terburuk. Jika kita mengejar suatu impian dan tenyata gagal meraihnya, seberapa lama mental kita akan pulih untuk kembali hidup normal atau berani mengejar kesempatan lain? Umumnya kemampuan kita pulih jauh lebih cepat dari perkiraan kita.
Misalnya kita adalah karyawan suatu perusahaan, namun merasa tidak betah berada di sana karena berbagai alasan. Namun untuk berhenti dan mencari pekerjaan baru takut tidak akan mendapatkannya atau kalaupun mendapatkannya pasti akan diraih setelah sekian lama mencarinya. Padahal seringkali jika mencobanya, tak akan begitu lama atau begitu sulit pekerjaan baru akan didapat.
4. Memahami manfaat kegagalan. Ada peribahasa, hidup adalah serangkaian percobaan, makin sering kita mencobanya makin baik kehidupan bisa kita raih. Setiap kegagalan adalah percobaan untuk melakukan sesuatu, semacam eksperimen, serta juga merupakan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Bahkan jika kegagalan itu berakibat pada kerugian finansial, manfaatnya dapat dikonversi sebagai bahan pelajaran yang jauh lebih mahal dari kerugian keuangan yang kita dapat.
5. Membuat rencana alternatif. Cara lain untuk mengatasi ketakutan akan kegagalan adalah dengan mengurangi sisi negatifnya. Atasi risikonya dengan membuat rencana alternatif. Jika pilihan pertama gagal, kita dapat mempertahankan status quo dengan rencana cadangan yang solid. Berani gagal bukan berarti kita harus mengambil risiko kehilangan semuanya. Jika kita mengelola risiko dengan cerdas, kita dapat mengambil manfaat dari peluang yang memiliki risiko tinggi sambil kita menebar jaring penyelamat untuk berjaga-jaga agar kita tak jatuh terpuruk.
6. Take action. Cara terbaik untuk mengurangi rasa takut dan membangun kepercayaan diri adalah dengan mengambil tindakan (take action). Begitu kita melakukannya, kita akan mulai mengumpulkan pengalaman dan pengetahuan. Semuanya sulit pada saat melakukannya pertama kalinya. Ini seperti melompat dari tebing ke dalam danau. Setelah kita melakukannya sekali, kita akan melihat bahwa air tersebut aman dan setiap kali kita mencobanya lagi segalanya akan berjalan lebih mudah. Karena itu take action. Mulailah dengan langkah kecil sambil membangun kepercayaan diri sampai takut gagal bisa kita atasi sebaik-baiknya.
7. Membakar perahu. Ini pepatah Yunani kuno. Ketika tentara Yunani melintasi laut untuk berperang, hal pertama yang mereka lakukan setelah mendarat adalah membakar perahu mereka sendiri. Dengan cara ini tak ada jalan untuk pulang. Satu-satunya jalan adalah maju berperang dengan upaya mati-matian. Begitu pun kala mengejar apa yang kita inginkan. Dengan tak punya alternatif lain kita akan mati-matian mengejar peluang yang ada.
Penulis : Tim AndrieWongso
Jumat, 25-November-2011
Memiliki perasaan takut gagal mungkin sesuatu yang wajar. Namun jika terus terkungkung oleh perasaan itu hingga tak pernah bisa melakukan apa-apa, perlu diwaspadai. Orang seperti ini hanya mau bermain di area safe. Namun sebenarnya bermain di area safe pun memiliki risiko besar. Setidaknya ia tak akan beranjak dari kondisinya saat ini.
Sebenarnya, ketakutan itu hanya karena orang terlalu underestimate terhadap kemampuannya. Nah, strategi berikut akan membantu mengatasi ketakutan gagal dan menumbuhkan keberanian.
1. Pertimbangkan ongkos yang harus dipikul jika kita melewatkan peluang yang berada di hadapan. Misalnya, kita tak akan bisa mengatasi masalah keuangan yang sedang kita hadapi padahal masalah ini telah mengganggu begitu lama. Atau jika tak diambil, kita tak akan pernah dipromosikan jadi manajer, direktur atau jabatan penting lainnya.
2. Lakukan penelitian untuk menemukan sisi baik dan buruknya dari suatu kesempatan. Ketidaktahuan adalah sumber terbesar dari ketakutan. Ketika kita tidak tahu apa yang sedang kita hadapi, konsekuensi yang kita hadapi akan selalu tampak lebih besar dari kondisi sebenarnya. Karena itu tumbuhkan keberanian atau minat untuk mencari tahu apa yang sedang kita hadapi. Lakukan riset. Dengan cara ini kita akan menemukan sisi baik dan buruknya dari kesempatan yang tengah dihadapi sehingga kita bisa tahu apa saja risikonya.
3. Tampilkan skenario terburuk. Jika kita mengejar suatu impian dan tenyata gagal meraihnya, seberapa lama mental kita akan pulih untuk kembali hidup normal atau berani mengejar kesempatan lain? Umumnya kemampuan kita pulih jauh lebih cepat dari perkiraan kita.
Misalnya kita adalah karyawan suatu perusahaan, namun merasa tidak betah berada di sana karena berbagai alasan. Namun untuk berhenti dan mencari pekerjaan baru takut tidak akan mendapatkannya atau kalaupun mendapatkannya pasti akan diraih setelah sekian lama mencarinya. Padahal seringkali jika mencobanya, tak akan begitu lama atau begitu sulit pekerjaan baru akan didapat.
4. Memahami manfaat kegagalan. Ada peribahasa, hidup adalah serangkaian percobaan, makin sering kita mencobanya makin baik kehidupan bisa kita raih. Setiap kegagalan adalah percobaan untuk melakukan sesuatu, semacam eksperimen, serta juga merupakan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Bahkan jika kegagalan itu berakibat pada kerugian finansial, manfaatnya dapat dikonversi sebagai bahan pelajaran yang jauh lebih mahal dari kerugian keuangan yang kita dapat.
5. Membuat rencana alternatif. Cara lain untuk mengatasi ketakutan akan kegagalan adalah dengan mengurangi sisi negatifnya. Atasi risikonya dengan membuat rencana alternatif. Jika pilihan pertama gagal, kita dapat mempertahankan status quo dengan rencana cadangan yang solid. Berani gagal bukan berarti kita harus mengambil risiko kehilangan semuanya. Jika kita mengelola risiko dengan cerdas, kita dapat mengambil manfaat dari peluang yang memiliki risiko tinggi sambil kita menebar jaring penyelamat untuk berjaga-jaga agar kita tak jatuh terpuruk.
6. Take action. Cara terbaik untuk mengurangi rasa takut dan membangun kepercayaan diri adalah dengan mengambil tindakan (take action). Begitu kita melakukannya, kita akan mulai mengumpulkan pengalaman dan pengetahuan. Semuanya sulit pada saat melakukannya pertama kalinya. Ini seperti melompat dari tebing ke dalam danau. Setelah kita melakukannya sekali, kita akan melihat bahwa air tersebut aman dan setiap kali kita mencobanya lagi segalanya akan berjalan lebih mudah. Karena itu take action. Mulailah dengan langkah kecil sambil membangun kepercayaan diri sampai takut gagal bisa kita atasi sebaik-baiknya.
7. Membakar perahu. Ini pepatah Yunani kuno. Ketika tentara Yunani melintasi laut untuk berperang, hal pertama yang mereka lakukan setelah mendarat adalah membakar perahu mereka sendiri. Dengan cara ini tak ada jalan untuk pulang. Satu-satunya jalan adalah maju berperang dengan upaya mati-matian. Begitu pun kala mengejar apa yang kita inginkan. Dengan tak punya alternatif lain kita akan mati-matian mengejar peluang yang ada.
2011年11月16日水曜日
Kesombongan Datang Mendahului Kejatuhan
Kesombongan Datang Mendahului Kejatuhan
| Erlangga Djumena | Senin, 14 November 2011 | 08:19 WIB
Dibaca: 11241
Komentar: 12
Eka, pendiri sekaligus generasi pertama Grup Sinar Mas, menyadari betul bahwa seorang usahawan memang harus punya sikap, jujur, dan reputasi tinggi.Namun, hukum bisnis yang sangat keras adalah pengusaha dilarang sombong. Untuk memberi gambaran riil, ia menyatakan, sombong, apalagi sok tahu, hanya akan mencelakakan si pengusaha.
Eka menuturkan, ia pernah menemukan seorang usahawan "baru berkembang" mengajari seorang usahawan besar tentang strategi bisnis dan arah bisnis ke depan. "Saya diam saja, dan usahawan yang diajari itu juga diam saja. Maklum, ia sangat rendah hati. Namun, saya terkesima, mengapa anak muda itu memiliki perangai seperti itu. Saya bergegas pergi dan membatin, apa tidak salah ya, ada anak ayam hendak mengajari burung garuda terbang?"
Kepada anak dan cucunya, Eka suka menekankan peristiwa ini sebagai contoh, "Jangan coba-coba sombong kalau ingin menjadi pebisnis hebat." Sombong atau bangga yang berlebihan hanya akan menjauhkan usahawan dari rezeki. Pelanggan, konsumen, atau klien akan menjauh. Mereka akan mencari usahawan yang lebih enak diajak bekerja sama, lebih asyik dijadikan mitra bisnis.
Sinar Mas tidak main-main dengan impiannya menjadi perusahaan besar dunia. Dua produknya, minyak sawit mentah (CPO) dan bubur kertas (pulp and paper), masuk elite dunia. Hal yang menarik, raksasa bisnis ini tetap rendah hati. Mereka tahu bahwa para rival terus mengejar mereka, kalau perlu mendahului mereka. Oleh karena itu, perusahaan tersebut tidak pernah berhenti berkreasi.
Usahawan properti Trihatma Kusuma Haliman juga menekankan pentingnya rendah hati. "Hochmut kommt vor dem fall (kesombongan datang mendahului kejatuhan)," ujar Trihatma, pekan lalu. Ungkapan Jerman ini kerap diajarkan kepada anak-anak Jerman agar tidak berlebihan. Rendah hati tidak menyurutkan gengsi dan reputasi. Justru rendah hati membuat seorang usahawan dipandang amat tinggi oleh usahawan lain.
Urusan rendah hati ini "hanya" satu unsur kecil dari begitu banyak formula dalam berbisnis. Untuk menjadi pebisnis besar, seorang saudagar tidak hanya dituntut harus rajin, ulet tiada tara, sabar, atau reputasi, tetapi juga cerdas melihat peluang, visi bisnis yang jauh ke depan, kreasi, dan inovasi tiada henti.
Bill Gates ataupun Steve Jobs, sekadar menyebut contoh, dipandang amat tinggi karena selalu berlari jauh lebih cepat dibandingkan para kompetitornya. Mereka tidak sekadar satu langkah di depan kompetitor, tetapi dua sampai tiga langkah.
Banyak contoh lain tentang aspek ini. Samsung kini menjadi raksasa produk elektronik dunia, meninggalkan Sony. Adapun produk Korea lainnya, Hyundai, kini menjadi produsen mobil keempat besar di dunia. Bayangkan, tujuh tahun silam siapa yang memandang Hyundai? Namun, kini produk raksasa ini menyusup jauh ke pedalaman raksasa-raksasa ekonomi dunia. Suka tidak suka, harus diakui, Hyundai sukses menerobos panggung elite otomotif dunia. Mereka unggul atas produsen mobil Italia, Inggris, Swedia, dan Perancis. Hyundai hanya kalah dari produsen Jepang, Amerika Serikat, dan Jerman.
Mukiat, salah seorang eksekutif Hyundai Indonesia, menyatakan, produk tersebut mampu menjadi empat besar dunia bukan hanya karena teknologi yang sangat maju, bukan pula sekadar kreasi yang sangat tinggi, melainkan karena sikap rendah hati, tidak merasa lebih dari produsen lain. Para eksekutif papan atas Hyundai tidak pernah merasa puas.
Seorang eksekutif otomotif di Jakarta menyatakan, jangan pernah lengah. Lihat bagaimana nasib Nokia. Produk telepon genggam asal Finlandia itu demikian gagah perkasa, seolah tak ada yang mampu mengejarnya. Namun, ketika datang Blackberry, Nokia langsung terpengaruh. (Abun Sanda)
2011年11月14日月曜日
Belajar Mengemudi Mobil.........
| Belajar Mengemudi Mobil......... | å ¬éç¯å²ï¼everyone |
Akhir-akhir ini didaerah tempat tinggalku sering kujumpai mobil-mobil dengan “L” plate berseliweran, terutama pada saat week-end. “L” plate yang kumaksud disini adalah mobil yang dioperasikan oleh sekolah mengemudi untuk para murid sekolah tersebut. Si murid duduk dibelakang kemudi dengan sang guru duduk disampingnya sambil memberikan petunjuk-petunjuk.Setelah murid dianggap mampu mengendarai mobil dengan baik, sang murid bisa mendaftar untuk ujian teori dikantor lalu lintas terdekat (namanya RTA). Jika ujian teori berhasil, maka tahap berikutnya adalah praktek jalanan. Setelah praktek jalanan OK, si murid akan mendapatkan SIM.
SIM di Aussie digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu SIM jenis L, artinya untuk mereka yang benar-benar baru mengemudi untuk petama kali. Pemegang SIM L, harus selalu didampingi oleh seseorang yang mempunyai SIM penuh jika mengemudikan kendaraan. Mobil si SIM L, harus ditempel sticker gede dengan tulisan “L” sehingga pengguna jalan mengetahui status si pengemudi. Setelah setahun tanpa dosa aka tidak melanggar peraturan lalin, SIM jenis L, bisa di-upgrade menjadi P alias Provisional (masa percobaan setahun juga) dan sticker L harus diganti dengan sticker “P”. Pemegang SIM P boleh mengemudikan mobil sendiri. Jika ini mulus tanpa dosa juga, maka barulah kita mendapatkan SIM penuh dan mobil pun bebas sticker. Selama masih dalam status L atau P, si pengemudi hanya diperbolehkan mengemudikan mobil dalam batasan kecepatan tertentu.
Sistim ini sangat kontras dengan cara perolehan SIM di tanah air. Aku masih ingat ketika aku belajar menyetir mobil dengan sekolah mengemudi di Jakarta, di jalan Gajah Mada di daerah kota (aku lupa namanya), kita belajarnya rombongan. Jadi dengan satu mobil butut, satu guru, tiga murid, berjubel, mefet-mefet di mobil butut sekolah tersebut. Tentunya bisa temans bayangkan situasi didalam mobil yang gerah, mobil jalannya ndut-ndutan karena si murid belum bisa mem-balance antara kopling dan gas dan gurunya yang sering teriak-teriak panik kalau ada muridnya yang sok pinter tiba-tiba tancap gas lalu lupa ngerem dan bis sudah tepat diujung hidung. Heboh deh..!!!
Waktu itu setiap murid diberi jatah ½ jam oleh sang guru. Jadi masing-masing murid harus menanggung sengsara selama 1 jam didalam mobil belajar tersebut. Kita dibawa belajar disekitar lapangan Monas karena sepi sehingga menurut sang guru, kita bisa praktek parkir, maju mundur, muter dll.
Setelah belajar 12x @ 1/2 jam, sang guru menganggap kita sudah pinter dan kita langsung diikutin ujian teori dan praktek di Komdak. Padahal sang guru sih sebenarnya mau cepat2 ganti murid supaya cash flow mengalir lebih cepat.
Selama ujian teori, pak polisi yang jaga, kasih tahu jawabannya ke peserta ujian (multiple choice). Doi mau cepat juga supaya fulus cepat masuk lagi. Ujian praktek sama juga. Giliran naik tanjakan, pak polisi sudah berdiri diujung tanjakan dan stand-by disebelah mobil kita, rem tangan kita tarik dan mobil berhenti. Kemudian pak polisi me-release rem tangannya dan mobil pun meluncur dengan mulus. No problem. Sore itu juga aku mendapatkan SIM penuh, tanpa masa2 percobaan seperti di Aussie.
Malam sesudah mendapat SIM, aku langsung pergi dengan adikku ke daerah Tanah Sereal (dibelakang Gajah Mada Plaza) yang jalannya sempit dan banyak mobil parkir dikiri-kanan jalan. Belum lagi ojek, becak dan bajaj yang berseliweran bagaikan tawon.
Tiba-tiba aku mendengar bunyi sssreetttt…….yang agak keras. Adikku langsung teriak: “Mobil parkir dipinggir jalan kok kamu serempet!” Aku jawab: “Hah…..masa sih, kok aku nggak liat….?”(Lha, gimana mau kelihatan, wong kaca spion kiri mobil aku lipat krn aku pikir nanti takut nyerempet). Mobilku terus berlalu tanpa berhenti.
Tidak lama kemudian aku mulai memasuki arus kemacetan di gang kecil tersebut dan mobilku berhenti tepat ditengah-tengah tanjakan. Dengan pede, rem tangan kutarik dan mobilku berhenti dengan sempurna. Ketika kendaraan didepanku mulai bergerak, akupun me-release rem tangan, tetapi mobilku kok mundur…..???? Coba lagi, mundurrr….durr….durr…..lagi.......Oi......oi.......mana nih pak polisi yang pegangin rem tanganku di Komdak dulu? Tolongin nih hambamu yg nggak bisa mem-balancing kopling, gas dan rem tangan…….Tuuut....tuuut.....tuuuutttt.......klakson mobil dibelakangku mulai teriak2 dan para tukang becak dan ojek pada kasih comment: “sopirnya baru…sopirnya baru nih…..”. Wah, ketahuan SIM boleh beli.........
Para abang becak berlarian menahan mobilku supaya nggak tambah mundur dan ditengah-tengah kepanikanku, sambil memegang rem tangan, aku injak pedal gas sekencang-kencangnya dan…..zoommm……mobilku meloncat bak kangguru jantan ngeliat kangguru betina............
Temans, sejak malam yang penuh kenangan tersebut, aku masih mengalami beberapa peristiwa cium mencium dengan mobil ditempat perparkiran. Urusan cium2an dgn mobil lain ini umumnya terjadi pada saat aku mau parkir mundur, atau mau keluar dari tempat parkir, parkir parallel dll. Lha.... waktu belajarnya di Monas yang sepi, jadi gampang banget dan tidak ada kesempatan untuk cium-ciuman dengan mobil lain.
Alhasil, ketika akhirnya aku menjual mobil pertamaku tersebut (jenis gerobak Daihatsu HiJet - lihat foto), mobil tersebut dalam keadaan ompong alias bemper depan dan belakang sudah rontok….(dalam foto diatas, mobilku masih belum ompong, hanya baret-baret kiri kanan hasil cium-ciuman dengan mobil-mobil ditempat parkir).
Yah itulah secuil pengalaman akibat belajar mengemudi mobil secara express. Untunglah, aku sekarang telah menjadi seorang pengemudi yang bisa diandalkan yang telah belajar dari kesalahan-kesalahan awal. Aku sarankan jika teman hendak belajar mengemudi, sebaiknya belajarlah pada sekolah mengemudi yang bereputasi baik, jangan seperti sekolahku yang model borongan itu. Hehehehe………..
Belajar Mengemudikan Mobil
Learn to Drive a Car
Belajar Mengemudikan Mobil
Belajar Mengemudikan Mobil
I want to learn how to drive a car, but I afraid that I will harm others, being bumped, grazed, or impinge traffic rules. I am noble-hearted, do not want to trouble others. But I might not be the one with the most noble heart. My friends spend their time to pick me up and send me somewhere. I need to face the risk. Therefore I learn how to drive.
Aku ingin belajar mengemudi, tapi aku takut mencelakai orang lain, ditabrak, diserempet, melanggar peraturan lalu lintas, dsb. Aku berhati mulia, tidak ingin membuat orang lain berada dalam kondisi sulit. Tapi mungkin aku bukan yang paling mulia. Teman-teman meluangkan waktunya untuk mengantar dan menjemputku. Aku perlu menghadapi resiko. Maka aku belajar menyetir.
Catatan: Ini hanyalah panduan untuk kamu yang merasa khawatir untuk belajar mengemudi.
Note: This is only a guidance for you who feel not right to learn how to drive a car.
Lampu merah berganti hijau. Mobil-mobil bergerak maju. Sebuah mobil berwarna abu-abu mengantri di sisi kanan. Mobil-mobil di depan mobil tersebut bergerak menikung ke kanan satu per satu di pertigaan jalan. Mobil tersebut melaju melewati tikungan tanpa menikung ke kanan. Seorang polisi membuat tanda dengan tangannya. Mobil itu melambat dan merapat ke kanan. Polisi itu mendekat.
The red light turns green. Cars move forward. A grey car queues on right side of the road. The cars in front of it turn right one by one on the corner. A police makes a sign with his hands. The car slows down and stops on the road-side. The police is approaching.
"Boleh saya lihat SIM dan STNK-nya?"
"Can I see your driving license?"
SIM dan STNK diserahkan kepada polisi. Polisi itu memasukkan SIM dan STNK ke kantongnya.
Driving license is given to the police. The police puts it in his pocket.
"Tolong ikut ke pos!"
"Please proceed to the post!"
SIM dan STNK diserahkan kepada polisi lain di pos.
The police gives the driving license to another police in the post.
Apa yang terjadi? Pengemudi mobil berwarna abu-abu itu melanggar peraturan lalu-lintas. Dia harus menikung ke kanan karena dia ada di sisi kanan, tapi dia terus lurus dan melewati tikungan itu.
What happened? The driver of the grey car broke a rule. The driver must not move forward. He must turn right because he is on the right side, but he did not. He kept moving forward and passed the turning point.
Apakah hal tersebut mengesalkan? Ya, hal tersebut mengesalkan bagi pengemudi, tapi hal tersebut mungkin menyenangkan bagi polisi.
Is that terrible? Yes, it is for the driver, but it may not be for the police.
Apa yang aku pertimbangkan ketika aku akan belajar mengemudi?
- Aku takut aku mencelakai orang lain atau barang milik orang lain (seperti gerobak tukang sayur atau becak) ketika aku mengemudi.
- Aku takut aku dirugikan (seperti ditabrak atau diserempet) dan aku harus bernegosiasi dengan orang yang merugikan aku. Aku tidak pandai dalam bernegosiasi.
- Aku takut aku melanggar peraturan lalu lintas dan aku harus berhadapan dengan polisi. Solusi untuk masalah ini sangat beragam dengan berbagai resiko (seperti pembayaran langsung tanpa bukti pembayaran, penyelesaian melalui persidangan, dan pemberian sejumlah uang di dalam tissue).
- Aku takut aku diklakson oleh kendaraan-kendaraan lain di belakang mobilku.
What I considered when I was about to learn driving were:
- I was afraid that I would break goods or other properties of others (like coster wagon or pedicab) when I drive.
- I was afraid that I would be harmed (like bumped or grazed) and I would have to negotiate with people who harms me. I am not good at negotiating.
- I was afraid that I would impinge traffic rules and I would have to deal with police. Solution for this kind of problem is very immeasurable by various risk (like direct payment without voucher, solving of passing conference, and giving a number of moneys packed in tissue).
- I was afraid that I would be honked by other cars behind my car.
Beberapa orang menganggap bahwa hal-hal tersebut tidak perlu untuk dipertimbangkan, tapi aku adalah orang yang berhati mulia. Orang yang berhati mulia tidak ingin membuat orang lain berada dalam kondisi sulit. Aku pun begitu. Hal inilah yang membuat aku terlambat untuk menguasai teknik-teknik mengemudi dibandingkan dengan teman-teman seangkatanku.
Some people think that those things are not important to be considered, but I am a noble-hearted person. A noble-hearted person, like me, does not wish to put others in a complicated condition. This matter made me late to master driving techniques compared to my friends.
Aku pernah tidak ingin bisa mengemudikan mobil, tapi hal itu berubah ketika aku menyadari hal tentang temanku. Setiap orang perlu transportasi, begitu juga dengan aku. Aku sering pergi dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan angkutan umum. Aku juga sering diantar oleh temanku untuk bepergian. Temanku ini adalah orang yang berhati lebih mulia dari aku. Dia rela meluangkan waktunya dan mendapat kesulitan untuk menjemput aku sebelum kami pergi bersama. Aku menyulitkan dia.
I have not been interested in being capable to drive a car. That changed when I realized something about my friend. Everyone needed transportation and I needed too. I used to use public transportation. I was also often picked and delivered by my friend. This one, my friend, is a more noble-hearted person than I am. He gives his time to pick me. I troubled him.
Aku sudah bukan orang yang berhati paling mulia. Selain itu, aku juga masih akan berhadapan dengan resiko yang akan aku tanggung setiap kali aku belajar mengemudi atau aku mengemudikan kendaraan sendiri. Sebuah buku yang aku baca memberiku pandangan tentang hal ini. Berikut adalah kutipan dari buku tersebut:
Now I am not the most noble-hearted person anymore. Besides that, I also still have to deal with risks everytime I learn how to drive or when I drive. A book that I read give me some views about this. Here are a quote from the book:
"Pada akhirnya, cara kita belajar adalah dengan melakukan kesalahan. Kita belajar berjalan dan mengendarai sepeda dengan melakukan kesalahan. Orang yang tidak bertindak karena takut salah, mungkin secara mental pandai, tapi emosi dan fisik mereka lumpuh.""Ultimately, the way we learn is by making mistakes. We learned to walk and ride a bicycle by making mistakes. People who are afraid of taking action, out of fear of making mistakes, may be mentally smart but emotionally and physically handicapped."
Robert T. Kiyosaki - "The Cashflow Quadrant"
Setelah aku membaca buku itu, aku semakin yakin untuk belajar mengemudi. Sebenarnya, segala hal punya resiko masing-masing. Penggunaan kendaraan umum kadang-kadang tidaklah aman. Dalam kendaraan umum mungkin ada copet atau lainnya. Kendaraan umum juga tidak selalu ada ketika kendaraan itu dibutuhkan. Ketika aku menunggu kendaraan umum, aku juga tidak aman. Di sana mungkin ada anggota gang atau lainnya. Teman harus mengantar dan menjemput juga bisa mengakibatkan teman malas untuk mengajak aku pergi. Empat hal yang aku sebutkan di atas juga adalah resiko. Ketika semua hal beresiko, kenapa aku tidak mengambil resiko dan belajar? Lalu aku pun memutuskan untuk belajar mengemudi.
After I read the book, I was sure that I wanted to learn how to drive a car. Actually everything has its own risks. Sometimes, using public transportation is not safe. In public transportation, there might be pickpockets, or otherwise. Public transportation is not always be there when it is needed. When I am waiting for the public transportation, I am also not safe. There might be gangsters, or otherwise. Having friends to pick and deliver me can make them lazy to ask me to go out. Four reasons that I have mentioned above are also risks. When everything has their own risk, why should not I take them and learn from them? Then I decided to learn how to drive a car.
Sejak aku belajar mengemudikan mobil sampai aku sering mengemudikan mobil sendiri, hal-hal yang aku pertimbangkan itu memang terjadi. Hal-hal itu memang tidak menyenangkan, tapi aku belajar berbagai hal, seperti:
- Aku belajar bagaimana menghindari orang yang berjalan di sisi trotoar supaya dia tidak terserempet. Aku belajar bagaimana memarkir mobil supaya mobil tidak menabrak tiang listrik. Aku belajar agar aku tidak menjadi bahan tertawaan tukang parkir.
- Aku belajar bahwa aku perlu tahu biaya perbaikan mobil. Aku memang tidak suka menyulitkan orang lain, tapi aku juga tidak boleh membiarkan aku menanggung kesalahan orang lain.
- Aku belajar bahwa polisi tidak akan membunyikan peluit ketika mobil melanggar peraturan lalu-lintas. Sampai mulut polisi berbusa-busa pun, orang di dalam mobil sulit mendengarnya karena mobil kedap suara dan dilengkapi dengan sistem-suara. Polisi akan memberi tanda dengan tangannya atau mengejar mobil dengan motor atau mobil.
- Klakson yang dibunyikan oleh kendaraan-kendaraan di belakang mobilku belum tentu klakson yang menyatakan bahwa aku melakukan kesalahan. Beberapa pengemudi mempunyai penyakit latah untuk menekan klakson secara periodik. Jadi hal itu tidak perlu untuk dikhawatirkan.
Since I learned how to drive a car until I could drive a car by myself, things that I had considered were happened. Those are unpleasant, but I learned many things, such as:
- I learned how to avoid jogger beside pavement so that he/she will not be grazed. I learn how to park my car so the car do not bump electrics pillar. I learn those so other people do not make fun of me.
- I learned that I need to know expenses to repair the car. It is true that I do not like to complicate others, but moreover I do not like to pay for other's mistake.
- I learned that police will not sound blow his whistle when a car breaks traffic's rule. People in a car usually have hearing impairment because it is soundproof and it usually has audio-system. Police will make sign by his hands or pursue car with police-car or police-motorcycle. They will not use bicycle because it is too slow.
- Klaxon sounded by vehicles behind my car not may not klaxon expressing that I do a mistake. Some drivers like to press the klaxon periodically. It is not something that I need to worried of.
Setelah aku bisa mengemudikan mobil, aku merasa lebih bebas. Aku punya lebih banyak pilihan resiko yang dapat aku pilih. Sebagai pengendara mobil, aku punya kesempatan untuk membawa lebih banyak barang. Aku juga punya kesempatan untuk mengajak teman untuk pergi bersama. Aku pun punya kesempatan untuk mengatur waktuku dengan lebih baik, termasuk waktu pulang malam, waktu pergi pagi, dan lain-lain. Selain itu, aku juga tidak akan terciprat genangan air lagi ketika aku bepergian.
After I was able to drive a car, I felt free. I have more choice about risk that I want to take. As a driver, I have chances to bring more things. I also have chances to ask friend(s) to go out together. I also have chance to set my schedule better, including time to get home at night, time to go in the morning, etc. Besides that, I will also not get wet with puddle when I walk around.
Apakah kamu juga tertarik untuk belajar mengemudikan mobil?
Now, it is up to you. Are you interested in learning how to drive a car?
Biro Jasa Daftar Harga Jasa & Persyaratan
Daftar Harga Jasa & Persyaratan pilih paket
Biaya jasa:
Persyaratan :
SIM (Baru)
Biaya jasa:
- SIM A dan SIM C Rp. 550.000,-.
- SIM B1 Polos Rp. 800.000,-.
- SIM B1 Umum Rp. 800.000,-.
Lama proses : 1 hari kerja (setiap hari Sabtu).
Persyaratan :
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.
- 4 lembar fotokopi KTP.
- Jika Ingin buat SIM A baru dengan KTP Bekasi, Depok dan Tangerang akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 25.000,-).
- Untuk Pembuatan SIM B1 Polos dan B1 Umum, Persyaratannya ditambah dengan SIM A asli.
- Untuk WNA yang tidak mempunyai KTP DKI, Persyaratannya: Fc. Paspor, Fc. KIM’S, Fc. KITAS, Biaya Rp. 650.000,-.
- Persyaratan dan harga di atas dapat berubah setiap saat
- Jika salah satu persyaratan tidak lengkap, maka dikenakan biaya tambahan ;
- BPKB Polos (tanpa BPKB) Acc Rp. 50.000,-
- BPKB Copy, Acc Rp. 25.000,-
- Tidak ada kwitansi dengan materai 6000 rupiah, Acc Rp. 10.000,-
- Jika menghendaki agar formulir persyaratan diambil di rumah atau di kantor, akan dikenakan biaya tambahan Rp. 5.000,-
- Untuk pengurusan perpanjang STNK di luar daerah, akan dikenakan biaya sebanyak dua kali lipat dari biaya jasa biasa
Tentang Kami
Tentang Kami
Sekolah mengemudi Mentari adalah sekolah mengemudi yang berkantor pusat di Jakarta. Sekolah mengemudi ini beroperasi menggunakan ijin sekolah mengemudi atas nama PT. Mentari Prima Persada yang telah mendapatkan ijin dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta sejak tahun 2005 dengan ijin nomor SKM No 1815/2005.
Selama empat tahun menjalankan sekolah mengemudi atau kursus setir mobil, kami telah mengumpulkan berbagai pengalaman yang telah digunakan untuk meningkatkan pelayanan kami terhadap para pelanggan kami. Selain menggunakan mobil baru ber-AC, para instruktur sekolah mengemudi kami juga telah memiliki pengalaman yang memadai sehingga selain memberikan pengalaman belajar mengemudi yang nyaman, para siswa pun merasa aman dan terbimbing secara tepat dan cepat.
Selain menyediakan sekolah mengemudi atau kursus setir mobil, kami juga mengoperasikan biro jasa yang melayani jasa pengurusan dokumen kendaraan bermotor seperti STNK, SIM, KIR dan dokumen lainnya seperti paspor dan akte lahir.
Selama empat tahun menjalankan sekolah mengemudi atau kursus setir mobil, kami telah mengumpulkan berbagai pengalaman yang telah digunakan untuk meningkatkan pelayanan kami terhadap para pelanggan kami. Selain menggunakan mobil baru ber-AC, para instruktur sekolah mengemudi kami juga telah memiliki pengalaman yang memadai sehingga selain memberikan pengalaman belajar mengemudi yang nyaman, para siswa pun merasa aman dan terbimbing secara tepat dan cepat.
Selain menyediakan sekolah mengemudi atau kursus setir mobil, kami juga mengoperasikan biro jasa yang melayani jasa pengurusan dokumen kendaraan bermotor seperti STNK, SIM, KIR dan dokumen lainnya seperti paspor dan akte lahir.
Paket Sekolah Mengemudi
Paket Sekolah Mengemudi
| Avanza | Biaya | Lama Latihan |
| 1/2 Paket | Rp. 490.000,- | 4 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 Paket | Rp. 690.000,- | 7 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 Paket + SIM A | Rp. 1.215.000,- | 7 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 1/2 Paket | Rp. 1.150.000,- | 11 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 1/2 Paket + SIM A | Rp. 1.675.000,- | 11 kali pertemuan @ 1 Jam |
Uang Tips untuk Instruktur:
- Rp. 10.000/Jam (Hari Senin - Jumat)
- Rp. 12.500/Jam (Hari Sabtu, Minggu & Libur Nasional)
Buka Setiap hari Jam 08.00 - 17.00 WIB
Pendaftaran :
- Biaya dibayar dimuka
- Foto copy KTP 1 Lembar
- Setiap latihan berlangsung minimal 1 jam atau kelipatannya.
- Siswa bebas menentukan jam latihan, selama belum terisi oleh siswa yang lain dan bukan malam hari.
- Sebaiknya membuat janji terlebih dahulu, supaya kendaraan dan instruktur tersedia (Booking).
- Siswa yang telah membuat janji, tidak diperbolehkan membatalkan jadual latihan.
- Waktu belajar berlaku untuk 3 (bulan) sejak pendaftaran.
- Pengelola berhak menentukan instruktur mana yang mengajar.
Pembuatan SIM:
- KTP DKI Jakarta Rp. 525.000,-
- KTP Depok, Tangerang & Bekasi Rp. 550.000,-
Syarat Pembuatan SIM:
- Foto copy KTP 4 lembar
- Pas foto 3 x 4 = 2 lembar
Hormat Kami,
Pengelola
Pengelola
| Avanza | Biaya | Lama Latihan |
| 1/2 Paket | Rp. 490.000,- | 4 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 Paket | Rp. 690.000,- | 7 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 Paket + SIM A | Rp. 1.215.000,- | 7 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 1/2 Paket | Rp. 1.150.000,- | 11 kali pertemuan @ 1 Jam |
| 1 1/2 Paket + SIM A | Rp. 1.675.000,- | 11 kali pertemuan @ 1 Jam |
Uang Tips untuk Instruktur:
- Rp. 10.000/Jam (Hari Senin - Jumat)
- Rp. 12.500/Jam (Hari Sabtu, Minggu & Libur Nasional)
Buka Setiap hari Jam 08.00 - 17.00 WIB
Pendaftaran :
- Biaya dibayar dimuka
- Foto copy KTP 1 Lembar
- Setiap latihan berlangsung minimal 1 jam atau kelipatannya.
- Siswa bebas menentukan jam latihan, selama belum terisi oleh siswa yang lain dan bukan malam hari.
- Sebaiknya membuat janji terlebih dahulu, supaya kendaraan dan instruktur tersedia (Booking).
- Siswa yang telah membuat janji, tidak diperbolehkan membatalkan jadual latihan.
- Waktu belajar berlaku untuk 3 (bulan) sejak pendaftaran.
- Pengelola berhak menentukan instruktur mana yang mengajar.
Pembuatan SIM:
- KTP DKI Jakarta Rp. 525.000,-
- KTP Depok, Tangerang & Bekasi Rp. 550.000,-
Syarat Pembuatan SIM:
- Foto copy KTP 4 lembar
- Pas foto 3 x 4 = 2 lembar
Hormat Kami,
Pengelola
Pengelola
Trik Mengemudi di Musim Hujan
Trik Mengemudi di Musim Hujan
Wednesday, 16 April 2008 - 10:29 1,365 views No Comment
Jika kita tidak bisa menyiasati situasi jalanan maka bisa mengundang kecelakaan.Saat hujan mengguyur jalanan, banyak resiko buruk yang bisa terjadi oleh para pengemudi jika tak berhati-hati. Karena saat hujan, biasanya di barengi dengan lampu mati, jalanan becek, macet dan banjir. Jika kita tak bisa menyiasati situasi jalanan maka bisa mengundang kecelakaan. Ikuti trik berikut ini supaya anda bisa melaju dengan tenang di tengah jalanan yang tersiram hujan lebat.
1. Menghadapi hujan lebih baik nyalakan lampu kecil. Bila kurang yakin bahwa pengendara di belakang tak dapat menangkap sinar lantaran curahnya cukup lebat, pakai saja lampu utama. Atau gunakan lampu kabut (fog lamp).
2. Perhatikan penghapus kaca anda, pastikan berfungsi dengan baik.
3. Perhatikan kembang keempat ban. Apalagi yang menggunakan radial. Risikonya bila menerjang genangan air dengan kecepatan tinggi, roda tidak menapak pada permukaan jalan alias melayang. Tindakan paling tepat sebelumnya kurangi kecepatan dan turunkan gigi persneling. Bila perlu yang paling rendah.
4. Pastikan roda depan sudah lurus. Tahan setir, jaga putaran mesin dengan konstan. Pedal gas jangan diangkat karena bila ketinggian air melebihi pipa gas buang, air akan masuk ke knalpot.
5. Jika terjebak banjir, sekali-sekali injak pedal rem jika jarak dengan kendaraan di belakang agak jauh untuk memastikannya bekerja sempurna. Karena rem tromol yang tersiram air suka blong. Perlakukan pedal gas, rem dan kopling secara halus. Jangan menekan pedal kopling terlalu lama karena mobil akan meluncur cepat. Bila kopling langsung dilepas akan menimbulkan gejala selip lantaran roda memperoleh traksi secara mendadak.
6. Perlakukan setir dengan lembut dan pemutarannya diurut secara teratur. Posisi tangan kala mobil lurus berada di jarum jam 3 dan 9. Jika ingin menikung ke kiri, jangan sekali-sekali telapak tangan kanan menggenggam bagian dalam setir dengan posisi siap menarik. Bahanya jika mobil selip, reaksi setir jadi lambat.
7. Saat hujan ikuti deretan kendaraan di depan. Bila ingin pindah jalur, minimal 25 meter sebelumnya nyalakan lampu sein sambil mengamati kendaraan dari belakang spion luar atau dalam tak lebih dari 5 detik.
8. Saat menikung pada jarak 50 meter sudah mengurangi kecepatan dibarengi pasang sein dan sambil menurunkan persneling satu per satu untuk membantu fungsi pengereman.
9. Sebelum membelok, perhatikan kendaraan yang di belakang dan di depan.
Disajikan Oleh : www.oto.co.id
Tips Belajar Mengemudi
Tips Belajar Mengemudi
Tuesday, 13 October 2009 - 13:49 13,362 views 5 Comments
1. Langkah Awal Cara Menjalankan Kendaraan- Periksa posisi duduk senyaman mungkin
- Cek persnelling gigi NETRAL
- Mesin dijalankan (Start)
- Injak kopling penuh dan siapkan persnelling gigi 1
- Rem tangan dilepas
- Injak pedal gas secukupnya dan lepas kopling perlahan*
- Kendaraan berjalan
* Hindari melepas kopling secara langsung (lawan dari perlahan) untuk menghindari kendaraan melaju dengan efek kejut atau bahkan mesin mati. Baik pada saat persnelling gigi rendah maupun tinggi.
2. Mengendarai di Tanjakan Tinggi
- Injak pedal rem dan kendaraan berhenti di tanjakan tinggi
- Injak kopling penuh dan pindah persnelling gigi NETRAL
- Rem tangan diangkat / ditarik
- Injak kopling penuh dan siapkan persnelling gigi 1
- Injak pedal gas secukupnya*
- Kopling dilepas / diangkat ½ sampai terdengar suara mesin berubah (yakni, menjadi rendah / suara ditahan)
- Rem tangan dilepas
- Kendaraan berjalan**
* Suara derung mesin akan terdengar jikalau pedal gas diinjak terlalu dalam dan kopling belum / kurang dilepas. Dengan makin banyak latihan / jam mengemudi, suara derung mesin akan berkurang / dapat dihindari.
** HATI-HATI dengan efek mundur kendaraan saat mulai melaju. Selalu perhatikan kendaraan di belakang kita (terutama sepeda motor) dan jaga jarak yang mencukupi. Yang ideal adalah jarak cukup dengan kendaraan di depan dan jarak cukup (atau lebih) dengan kendaraan di belakang kita.
3. Mengendarai di Tanjakan Rendah
- Kendaraan berhenti di tanjakan rendah
- Injak kopling penuh dan pindah persnelling gigi NETRAL
- Kaki kanan injak pedal rem
- Injak kopling penuh dan siapkan persnelling gigi 1
- Kopling dilepas / diangkat ½ sampai terdengar suara mesin berubah (yakni, menjadi rendah / suara ditahan)
- Kaki kanan pindah cepat ke pedal gas dan injak pedal gas perlahan*
- Kendaraan berjalan
* Hindari injak pedal gas terlalu dalam karena akan memberikan efek kejut (tidak nyaman bagi penumpang)
4. Tips Pindah / Over persnelling gigi tinggi
- Kendaraan berjalan
- Kaki kanan masih ada di pedal gas
- Injak kopling penuh dan lepaskan pedal gas di kaki kanan
- Fokus stabilkan setir dengan tangan kanan*
- Pindah persnelling gigi tinggi dan lepaskan kopling secara perlahan
- Injak pedal gas perlahan. Tambahkan tekanan gas untuk akselerasi.
* Setelah kopling diinjak penuh dan saat menstabilkan setir di tangan kanan, tidak harus selalu dibarengi dengan ganti / pindah persnelling gigi. Jangan menahan kopling jikalau pedal gas sudah diinjak kembali karena akan timbul suara deruman mesin dan akan menyebabkan pelat kopling cepat aus. INGAT! Saat kopling diinjak penuh, pedal gas harus segera dilepas!
5. Tips Pindah / Over persnelling gigi rendah / bawah
- Kendaraan berjalan
- Injak pedal rem hingga kendaraan perlahan [injak pedal rem secara perlahan; jikalau pedal rem diinjak terlalu dalam akan memberikan efek kejut]*
- Fokus stabilkan setir di tangan kanan
- Injak kopling penuh dan pindah persnelling gigi rendah (gigi 2)
- Lepaskan kopling perlahan dan injak pedal gas secukupnya**
- Tambahkan injak pedal gas untuk akselerasi
- Pindah ke gigi 1 jikalau kendaraan berhenti / terhenti
* Selalu kurangi laju kendaraan dengan menginjak pedal rem sebelum pindah persnelling gigi rendah / bawah agar tidak memberikan efek rem / kejut [membahayakan penumpang]
** Selalu lepas kopling secara perlahan saat pindah persnelling gigi agar tidak ada efek kejut saat kendaraan melaju, terutama saat pindah persnelling gigi rendah / memperlambat.
6. Mengendarai di Turunan (Jalan Menurun)
- Kendaraan berjalan di jalanan menurun
- Lepas pedal gas di kaki kanan
- Kontrol laju kendaraan dengan menginjak pedal rem sedikit demi sedikit. Hindari terlalu banyak memainkan pedal rem karena pelat rem akan panas dan mengurangi performa / fungsi rem
- Maksimal persnelling pada gigi 3 untuk jalanan menurun. Gigi 2 atau gigi 1 akan memberikan efek pengereman pada saat melewati jalan menurun (tergantung kondisi jalanan)
7. Mengendarai di Kemacetan / Perempatan
- Kendaraan berjalan di hadapan kemacetan
- Lepas pedal gas di kaki kanan untuk memperlambat
- Bantu dengan injak pedal rem untuk memperlambat laju kendaraan
- Injak kopling penuh dan siapkan persnelling gigi rendah sesuai kebutuhan*
- Kontrol laju kendaraan dengan menginjak pedal rem sedikit demi sedikit dan atur setir di tangan kanan untuk memposisikan kendaraan terhadap kendaraan lainnya (kopling masih diinjak penuh)
- Jangan terburu-buru melepas kopling / menginjak pedal gas jikalau posisi kendaraan tidak memungkinkan.
- Ikuti laju kendaraan di depan tanpa menginjak pedal gas. Jikalau kondisi sudah memungkinkan (lowong di depan), injak pedal gas untuk melaju atau menyalip kendaraan di depan di saat yang tepat**
* Jikalau masih ada putaran roda, pindah persnelling gigi 2. Jikalau kendaraan benar-benar berhenti / terhenti, pindah persnelling gigi 1. Atau posisikan persnelling gigi NETRAL setiap saat berhenti dan atau rem tangan ditarik / diangkat jikalau kemacetan lama sehingga kopling bisa dilepas di kaki kiri. Injak kopling penuh, siapkan persnelling gigi 1, injak gas secukupnya dan lepas kopling perlan untuk mulai berjalan.
** Perhatikan dan utamakan sisi kiri kendaraan yang kita kemudikan terhadap kendaraan lain (baik yang diam / berhenti maupun melaju perlahan), terutama terhadap posisi kaca spion yang paling luar dari kendaraan kita. Sedangkan kendaraan yang berpapasan di sisi kanan kendaraan kita akan otomatis menghindar terhadap posisi kendaraan kita, tetapi kita tetap harus memperhitungkannya secara tepat.
8. Mengapa Mesin Mati?
- Posisi persnelling gigi masih tinggi sementara mobil terhenti / berhenti karena rem diinjak, tetapi kopling tidak diinjak penuh
- Kendaraan ada di persnelling gigi 1 dan kopling dilepas tanpa tekanan pedal gas yang mencukupi
- Kopling dilepas lebih dari ½ tanpa ada tekanan pedal gas yang mencukupi
- HATI-HATI! Pada saat memarkir kendaraan atau saat berkendaraan, selalu posisikan persnelling gigi NETRAL sebelum bisa melepas kopling. Jikalau tidak, mesin kendaraan akan mati dan atau bahkan memberikan efek kejut dorongan ke belakang jikalau posisi persnelling gigi mundur [membahayakan orang yang berdiri di belakang kendaraan – dan selalu ingatkan orang untuk tidak berdiri di belakang kendaraan saat parkir mundur].
9. Latihan Kopling ½
- Siapkan kendaraan di jalanan menurun. Pastikan tidak ada lalu lintas kendaraan lain di depan atau belakang
- Pasang persnelling gigi mundur
- Kopling dilepas / diangkat ½ sampai terdengar suara mesin berubah (yakni, menjadi rendah / suara ditahan) atau bisa diamati dari bunyi getaran tongkat persnelling.
- Injak pedal gas secukupnya
- Dalam kondisi ini kendaraan tidak maju dan tidak mundur. Tahan selama beberapa detik.
- Tambah sedikit lepasan kopling sehingga kendaraan mundur, lalu tahan dengan mengembalikan ke posisi kopling ½ sehingga kendaraan tidak melaju turun.
- Ulangi lagi langkah-langkah di atas hingga terbiasa dengan kopling ½
Oleh: Iman Sigit
Tips perawatan radiator
Tips perawatan radiator
- Jangan memakai air ledeng / air sumur utk isi radiator
- Flush & ganti coolant secara teratur. Kualitas & jenis coolant sangat menentukan keawetan mesin
- Ganti tutup radiator setiap 5 th, tutup aus tak bisa melepas kelebihan tekanan, merusak head gasket & kepala radiator, gunakan tutup radiator original saja
- Ganti hose atas & bawah, hose water feed & return Throttle Body / Carb & hose Heater (tipe AC dg. heater) setiap 5 th., harganya murah tetapi sangat vital
- OH radiator, bersihkan saluran di dalam, ganti radiator head & thermostat jika sdh. berumur 10 th. Jangan lepas thermostat, krn akan mengacaukan suhu kerja mesin
- Periksa motor fan, baut pembuang & hose ke reservoir
- Coolant utk mesin diesel sebaiknya memakai jenis Extended Life, krn lingkungan mesin yg lebih berat
BELAJAR MENGEMUDI
Belajar Mengemudi
Kira2 sudah seminggu ini istri belajar (lagi) mengemudi mobil setelah beberapa tahun yang lalu pernah kursus. Tidak tanggung2, kursus mengemudi intensifNiat saya adalah istri bisa mengemudi sendiri. Tidak masalah mobil nabrak2 dikit sehingga timbul baret2 kecil, tapi hasil dan target akhirnya tercapai.
O ya, berikut adalah tips2 belajar mengemudi yang disarikan dari http://bima.ipb.ac.id/~anita/kursus_stir_mobil.htm. Mudah2an bermanfaat, terutama buat saya pribadi sebagai instruktur kursus mobil dadakan
Urutan pedal : Kopling (selalu kaki kiri yang menginjaknya), Rem dan Gas
(pakai kaki kanan secara bergantian)
Menghidupkan mobil dalam keadaan kopling di gigi nol
1) Pasang tali / sabuk pengaman
2) Putar kunci untuk menghidupkan mesin
3) Hidupkan AC
4) Turunkan Rem Tangan
5) Injak kopling habis, pindahkan gigi ke gigi 1
6) Angkat kopling pelan2
7) sambil Injak gas sedikit demi sedikit sampai terasa mobil bergerak
Memundurkan mobil
1) Injak kopling habis, pindahkan gigi ke gigi R
2) Angkat kopling pelan2
Rasakan sampai mobil terasa bergerak mundur. Atur bergerak mundurnya mobil dengan cara menginjak dan mengangkat kopling (jangan lebih dan jangan mengangkat terlalu
cepat agar mesin tidak mati)
Ganti gigi pada saat mobil berjalan (kaki kanan masih menginjak gas)
1) Injak kopling habis
2) Angkat gas
3) Pindahkan gigi ke posisi yang dikendaki
4) Angkat kopling pelan2
5) Injak gas pelan2, sampai terasa jalannya mobil stabil sesuai dengan kecepatan seharusnya
6) Lepaskan kaki dari kopling, atur jalannya mobil hanya dengan menginjak dan mengangkat gas saja
Jika melalui polisi tidur
1) Angkat gas, tempel pedal rem
2) Injak kopling habis, pindahkan ke gigi 1
3) Angkat kopling pelan2, mobil dijalankan hanya dengan mengangkat kopling sekuku, biarkan saja mobil bergerak memakai lumpsum nya
4) jika dirasa polisi tidur terlalu tinggi, Injak gas sedikit sampai dirasa mobil bisa melewati polisi tidur
5) Setelah dapat melewati polisi tidur injak gas pelan2
Menambah/mengurangi gigi
1) Injak kopling habis
2) Angkat gas
3) Pindahkan gigi ke gigi yang dikehendaki
3) Tempel gas
4) Angkat kaki dari kopling pelan2
Menghentikan mobil tiba2 dalam keadaan mobil sedang berjalan cepat
1) Injak rem pelan2 sampai terasa mobil berhenti
2) Injak kopling habis
3) Pindahkan gigi ke gigi 0
4) Angkat rem tangan
Menghadapi macet di lampu merah menggunakan rem
1) Injak kopling habis
2) Tempelkan kaki di rem (mainkan sesuai keadaan jalan)
3) Pindahkan gigi ke gigi 1
3) Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya
Menghadapi macet di lampu merah tanpa menggunakan rem, atau ketika hendak keluar dari gang ke jalan raya
1) Injak kopling habis
2) Tempelkan kaki di rem
3) Pindahkan gigi ke gigi 1
3) Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap
4) atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya
5) Tempel kaki di gas
Berhentikan mobil:
1) Angkat kopling sekuku dan injak rem sedikit (tempel rem)
2) Jalankan mobil merayap: Angkat kopling sekuku
3) Dengan posisi ini mobil akan berjalan merayap
Belok balik (berputar balik 180o) ke kanan
1) Jika mobil melaju terlalu cepat, tempel gas
2) Injak kopling habis
3) Angkat gas
3) Pindahkan gigi ke gigi 1
4) Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap (=bergerak perlahan), dan injak kopling sekuku kalau ingin mengurangi jalan merayapnya mobil, lihat jalur apakah bebas jika ada mobil yang ingin lewat maka injak lagi kopling sekuku sambil menempel rem atau menempel gas
(sebaiknya dipilih memberhentikan mobil dengan menempel gas agar jika mau jalan lagi tinggal lepaskan gas dan angkat kopling saja sekuku). Jika jalur sudah bebas hambatan, angkat kopling sekuku (mobil merayap maju)
5) Putar stir 2 x ke kanan (putar stir habis) (ingat jangan memutar stir dalam keadaan mobil diam/berhenti, bisa merusak komponen mobilnya nanti) lihat jalur apakah bebas atau tidak
- Jika jalur aman, jalankan/belokkan mobil dengan mengangkat kopling sekuku (mobil akan maju merayap), kurangi laju jalannya mobil dengan menginjak kopling sekuku
- Jika jalur sibuk berhentikan mobil dengan kombinasi mengangkat kopling sekuku dengan menempel rem (biasanya jika kopling diangkat sekuku akan terasa mobil bergetar sedikit)
- Jika jalur sudah bebas kembali ankat kopling sekukumkembali (mobil akan merayap maju kembali)
6) Setelah mobil berhasil belok dan dirasa sudah lurus, segera putar balik stir 2x ke kiri sambil mobil maju merayap
- Jika mobil sudah lurus, tempel gas (sesuaikan dengan kondisi lalu lintas), angkat kopling perlahan, jika sudah sesuai dengan kondisi jalan yang dihadapi lepaskan kaki dari pedal kopling biarkan jalannya mobil hanya diatur oleh gas (gunakan gigi 1, 2, dan 3 saja jika berada di dalam
kota)
Menghidupkan mobil yang mati mesin tiba2
1) Jangan panik
2) Injak kopling habis
3) Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan
- Jika jalan menanjak, bantu tenaga mobil dengan menginjak gas sedikit
- Jika mobil sedah bergerak stabil, angkat kaki dari kopling, jalankan mobil hanya dengan gas saja
Macet di jalan tanjakan
1) Gigi dalam posisi gigi 1 (sebaiknya selalu gunakan gigi 1 kalau jalananmacet)
2) Injak kopling habis
3) Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan Jika jalan menanjak, bantu tenaga mobil dengan menginjak gas sedikit Jika mobil didepan berhenti di tanjakan , injak kopling habis, injak rem Jika mobil di depan mulai bergerak sedikit di jalan tanjakan , angkat
kopling perlahan, rasakan sampai mobil bergetar (agar mobil tidak mundur ketika melapas rem), baru lepaskan rem, tempel gas Jika mobil di depan berhenti lama, injak rem, injak kopling, pindahkan gigi ke gigi 0, angkat rem tangan, angkat kaki dari kopling. Jika mobil di depan mulai bergerak maju, injak habis kopling, tekan rem tangan, injak pedal rem, masukkan gigi ke gigi 1, angkat kopling sekuku
sampai mobil terasa bergetar sedikit (agar mobil tidak mundur), tempel gas
Tanjakan tanpa menggunakan rem
1) Gigi dalam posisi gigi 1
2) Injak kopling
3) Angkat kopling sekuku (mobil akan bergerak maju perlahan, MOBIL BERJALAN)
4) Injak kopling sekuku diimbangi dengan menginjak/menempel gas sedikit (mobil akan berhenti, MOBIL BERHENTIi)
5) Angkat kopling sekuku (mobil akan merayap maju kembali, MOBIL BERJALAN) Untuk berjalan atau dan berhenti dalam posisi ini hanya menggunakan kombinasi injak dan angkat kopling sekuku
Tiba2 ada orang menyeberang
1) Angkat gas
2) Injak rem
3) Injak kopling habis
Macet di jalan rata
1) Gigi dalam posisi gigi 1
2) Injak kopling habis
3) Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan Jika mobil di depan berhenti tiba2, injak rem perlahan atau angkat kopling sekuku sambil injak gas sedikit Kombinasi kopling dangan gas ketika mobil didepan berhenti tiba2 lebih baik digunakan sehingga kalau mobil di depan maju tinggal angkat kopling sambil tempel gas. Jadi maju dan berhentinya mobil hanya menggunakan kombinasi kopling dan gas. Jika mobil di depan mulai bergerak maju sedikit, injak kopling habis, lalu angkat kopling sekuku rasakan mobil mulai maju merayap Jika mobil di depan mulai berhenti perlahan, angkat kopling sekuku, injak gas (rasakan sampai terasa mobil berhenti perlahan). Jika mobil di depan berhenti lama, injak rem, injak kopling, pindahkan gigi ke gigi 0, angkat rem tangan, angkat kaki dari kopling. Jika mobil di depan mulai bergerak maju, injak habis kopling, tekan rem tangan, masukkan gigi ke gigi 1, angkat kopling sampai terasa mobil maju jika perlu boleh tambahkan dengan menginjak gas
Macet di jalan turunan
1) Gigi dalam posisi gigi 0
2) Mainkan rem saja tak perlu gas karena mobil akan berjalan dengan sendirinya tanpa di gas
Mobil sedang melaju cepat tiba2 mobil didepan jalan merayap
1) Injak rem perlahan
2) Injak kopling habis, pindahkan ke gigi 1
3) Angkat kopling sekuku biarkan mobil maju merayap
4) jika mobil di depannya berhenti tinggal menginjak kopling lalu angkat sedikit kombinasikan dengan menginjak gas sampai mobil terasa berhenti perlahan, atau injak kopling dan tempel rem
Menghentikan mobil tiba2 dalam keadaan mobil sedang berjalan pelan
1) Injak kopling habis
2) Tempelkan kaki di rem, rasakan sampai mobil terasa berhenti secara perlahan2 (jangan menginjak rem terlalu cepat)
3) Pindahkan gigi ke gigi 0
3) Angkat rem tangan
Berhentikan mobil ketika mundur
1) Angkat gas
2) Injak rem perlahan2
3) Injak kopling habis
Melambatkan jalannya mobil ketika mundur (Mobil berjalan merayap)
1) Posisi gigi di R, angkat gas, tempel rem
2) Injak kopling, angkat/lepas rem
3) Angkat kopling sekuku
Perhatikan ! Jika sudah dapat berhenti dengan kopling + tempel gas, maka jika gas ditambah sebesar apapun mobil tak akan bergerak
Parkir maju
1) Lewati mobil badannya
2) Belokin stir
3) Jalankan mobil pelan2 kopling diangkat pelan2 sekuku
Mundur/parkir ke kanan
1) Putar stir habis ke kanan
2) Mundur merayap
3) Putar balik stir
4) Mundur lurus
Parkir mundur ke kanan
1) Injak kopling habis
2) Pindahkan gigi ke R
3) Tempel rem
4) Mundur lurus
5) Jalankan mundur perlahan dengan pola: jalan mundur pelan – berhenti – jalan – berhenti -jalan dengan cara: Injak kopling sekuku, tahan, lalu angkat lagi kopling sekuku, tahan
6) Mata lihat ke kaca spion
7) Perhatikan: Mundur mobil harus diusahakan lurus segaris dengan trotoar Jika pantat mobil sudah sampai di ujung jalan atau kurang sedikit dari ujung jalan tempat parkir maka Injak kopling. Putar stir habis kekanan 2 x putaran
9) Angkat kopling sekuku
10)Jika jalan menanjak bantu tenaga mobil dengan menginjak gas
11)Jika kira2 mobil sudah masuk, luruskan mobil dengan cara injak kopling
12)Putar balik stir 2 x ke kiri
13)Angkat kopling sekuku agar mobil bisa masuk pas ke dalam tempat parkir Jika ingin parkir tepat di pinggir maka mobil dibelokkan kurang sedikit pantat mobil dari ujung jalan (lebihkurang sebesar 1 x badan manusia) Jika ingin parkir agak ke tengah (jika tempat parkir agak besar) maka start mobil di belokkan pas di ujung jalan belokan itu
14)Injak kopling
15)Tempel rem
16)Pindahkan gigi ke gigi 0
17)Angkat rem tangan
18)Lepaskan kaki dari kopling dan pedal rem
19)Matikan AC, copot sealt belt, matikan mesin mobil, ambil kunci dan simpan, gembok stir mobil, buka pintu
Jika kita salah perhitungan ketika membelokkan mundur mobil, maka
1) Injak kopling
2) Pindahkan gigi ke gigi 1
3) Majukan mobil sedikit, jika kira2 sudah lurus (kontrol dengan cara mengatur ban mobil agar lurus dengan cara putar balik stir)
4) Mundurkan mobil dengan cara Injak kopling, pindahkan ke gigi R, angkat kopling sekuku tahan, angkat lagi sekuku tahan, injak sekuku tahan, begitu seterusnya sampai posisi mobil benar2 masuk
Jangan lupa melihat kondisi jalur jalan sebelah kanan dan kiri serta belakang melalui kaca spion
Perhatian :
1) Stir tidak boleh diputar dalam keadaan mobil diam karena bisa merusak ban dan poros ban
2) Kalau jalan menanjak dan jalanan macet agak lama di tanjakan maka pakailah rem tangan jangan selalu mengandalkan kopling sebab kalau tidak dapat merusak mekanik kopling
3) Rem kaki tidak boleh ditekan terus tapi harus dengan pola angkat, injak, angkat, injak (misalnya ketika turunan) sebab dapat menyebabkan rem terbakar
4) Pakailah selalu gigi 1 jika melalui jalan yang berlubang2
5) Untuk perjalanan dalam kota yang ramai dianjurkan untuk selalu menggunakan gigi 1 dan 2 saja
6) Kuasai emosi ketika berjalan lambat setelah berjalan cepat
7) Gigi 1, 2, 3 untuk jalan lambat dan tanjakan Gigi 4,5 tak kuat jika digunakan untuk jalan tanjakan
9) Untuk menghindari mesin mati tiba2 maka angkatlah kopling pelan2 jangan menyentak dan sekaligus
10) kopling berguna untuk jalan menanjak, macet, belok, start awal berjalan, mundur, belok/memutar mobil, dan parkir
11)Gigi 3 untuk jalan raya besar
12)Gigi 2 untuk jalan raya kecil/sempit
TIPS :
1) Bagian mobil yang tidak boleh kena air ketika mencuci mobil: tempat busi, dan tempat injection
2) Mesin hendaknya dibersihkan dengan minyak tanah jangan dengan air, karena mesin cepat karatan jika kena air
3) Jika mengganti oli minta dibersihkan juga: busi, saringan udara minta disemprot sebab saingan udara yang kotor berpengaruh terhadap pemakaian bahan bakar
4) Sampai jalan 50.000 km mobil baru masih aman karena service masih ditanggung dealer
5) Jika stir ngebuang maka harus di balanching dan di spooring
6) Seminggu sekali sebaiknya ganti air aki
7) Tune up jangan terlalu sering
9) Bensin jangan dibiarkan sampai habis karena kotoran bisa naik
10)Mencuci mobil jangan memakai rinso tapi pakailah shampoo mobil
11)Setelah jalan 75.000 km biasanya ban harus diganti
12)Jangan terlalu banyak main setengah kopling jika lampu merah pakai rem tangan saja karena dapat membuat mesin panas. Sebab bisa membuat kanvas kopling tipis sehingga mobil akan terasa kurang
tenaga meskipun sebenarnya mesin baik2 saja. Output mesin akan terbuang sia2 karena salah satu penyalurnya tidak berfungsi dengan baik. Jika penipisan pada kanvas kopling sudah amat parah maka mobil tidak bisa melaju sama sekali. Fungsi kopling adalah meneruskan tenaga dari mesin ke persneling (tansmisi) Menginjak kopling setengah memang perlu sebagai penyeimbang agar mesin
mobil tidak mati saat di-rem atau waktu pertama kali kendaraan melaju. Cuma, seharusnya jangan terlalu lama dan jangan terlalu sering. Satu lagi, begitu selesai perpindahan gigi, langsung lepas pedal kopling. Yang sulit dihindari adalah saat jalanan macet. Kebanyakan pengendara lebih memilih menginjak pedal kopling setengah ketimbang cara lain. Salah satu cara yang kami sarankan adalah melaju perlahan dengan gigi satu. Andai pun terpaksa harus berhenti karena antrian mobil, lebih baik
posisikan netral sekaligus dan injak rem. Sehingga, pedal kopling bisa dibebaskan. Ketika kopling diinjak, kaitan antara mesin dan persneling akan terputus sehingga praktis output mesin tidak sampai ke penggerak roda. Digeber-geber pun laju kendaraan tidak akan berubah. Laju roda akan terpengaruh begitu kopling dilepas. Sebab, pada saat pedal kopling dilepas, plat penekan (matahari) akan menekan kanvas sehingga power dari mesin (melalui fly wheel) dapat bergerak menuju persneling. Pada saat kopling ditekan setengah, maka tenaga dari mesin melalui fly wheel yang diteruskan ke persneling pun hanya setengah. Posisi kanvas juga setengah menghubungkan. Posisi inilah yang membuat terjadinya gesekan antara kanvas kopling – fly wheel – matahari. Gesekan-gesekan ini yang akan mempercepat tipisnya kanvas kopling
13)Panaskan mobil tiap hari selama 10 menit
KURSUS STIR MOBIL
KURSUS STIR MOBIL Pada tahun 2005 bulan Oktober tanggal 26 saya selesai kursus stir mobil di "Dirgantara Jaya"saya mengambil private 10 x pertemuan @ 1 jam = Rp. Rp. 500.000,- Setiap kursus harus kasih tip ke guru stirnya Rp. 5000/jam Bikin SIM Rp. 350.000 pada tanggal 29 Oktober 2005 | ||
| Jenis Latihan | ||
| 1 | - | Penjelasan instruktur mengenai pokok2 yang harus diketahui oleh seorang pengemudi |
| - | Perkenalan instrumen mobil dan cara penggunaanya | |
| 2 | Penguasaan Teknik Kendaraan | |
| a) | Start | |
| b) | Oper gigi | |
| c) | Berhenti | |
| d) | Belok kiri / kanan | |
| 3 | Memberhentikan mobil secara mendadak atas perintah instruktur tanpa ada kekeliruan / mesin mati | |
| 4 | menghadapi problem lalu lintas: | |
| a) | Berjalan dengan sempurna di jalan raya, cara2 berbelok ke kanan / ke kiri dengan cara melewati persimpanga | |
| b) | Tetap berjalan di belakang kendaraan yang sedang berjalan lambat | |
| c) | Mengejar dan melewati kendaraan lain dengan cara yang benar | |
| d) | Waktu Latihan di jalan umum harus mentaati dan memperhatikan segala peraturan lalu lintas | |
| 5 | Latihan ketrampilan ( di lakukan di lapangan) | |
| a) | Jalan mundur lurus sejauh 50 meter | |
| b) | Memutar kendaraan di tempat yang terbatas (diantara 2 bh mobil) | |
| 6 | Latihan Ujian | |
| a) | Parkir kiri kanan | |
| b) | Mundur lurus 50 meter | |
| c) | Parkir paralel | |
| d) | Tanjakan, maju/mundur | |
| Urutan pedal : Kopling (selalu kaki kiri yang menginjaknya), Rem dan Gas (pakai kaki kanan secara bergantian) | ||
| Menghidupkan mobil dalam keadaan kopling di gigi nol | ||
| 1) | Pasang tali / sabuk pengaman | |
| 2) | Putar kunci untuk menghidupkan mesin | |
| 3) | Hidupkan AC | |
| 4) | Turunkan Rem Tangan | |
| 5) | Injak kopling habis, pindahkan gigi ke gigi 1 | |
| 6) | Angkat kopling pelan2 | |
| 7) | sambil Injak gas sedikit demi sedikit sampai terasa mobil bergerak | |
Memundurkan mobil ------>>> | ||
| 1) | Injak kopling habis, pindahkan gigi ke gigi R | |
| 2) | Angkat kopling pelan2 | |
| Rasakan sampai mobil terasa bergerak mundur | ||
| Atur bergerak mundurnya mobil dengan cara menginjak dan mengangkat kopling sekuku sampai dengan � kopling (jangan lebih dan jangan mengangkat terlalu cepat agar mesin tidak mati) | ||
| Ganti gigi pada saat mobil berjalan (kaki kanan masih menginjak gas) | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Angkat gas | |
| 3) | Pindahkan gigi ke posisi yang dikendaki | |
| 4) | Angkat kopling pelan2 | |
| 5) | Injak gas pelan2, sampai terasa jalannya mobil stabil sesuai dengan kecepatan seharusnya | |
| 6) | Lepaskan kaki dari kopling, atur jalannya mobil hanya dengan menginjak dan mengkat gas saja | |
| Jika melalui polisi tidur | ||
| 1) | Angkat gas, tempel pedal rem | |
| 2) | Injak kopling habis, pindahkan ke gigi 1 | |
| 3) | Angkat kopling pelan2, mobil dijalankan hanya dengan mengangkat kopling sekuku sampai � kopling | |
| atau kopling tak usah diinjak, biarkan saja mobil bergerak memakai lumpsum nya | ||
| 4) | jika dirasa polisi tidur terlalu tinggi, Injak gas sedikit sampai dirasa mobil bisa melewati polisi tidur | |
| 5) | Setelah dapat melewati polisi tidur injak gas pelan2 | |
| Menambah/mengurangi gigi | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Angkat gas | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi yang dikehendaki | |
| 3) | Tempel gas | |
| 4) | Angkat kaki dari kopling pelan2 | |
| Menghentikan mobil tiba2 dalam keadaan mobil sedang berjalan cepat | ||
| 1) | Injak rem pelan2 sampai terasa mobil berhenti | |
| 2) | Injak kopling habis | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi 0 | |
| 4) | Angkat rem tangan | |
| Menghadapi macet di lampu merah menggunakan rem | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Tempelkan kaki di rem (mainkan sesuai keadaan jalan) | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi 1 | |
| 3) | Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap | |
| atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya | ||
| Menghadapi macet di lampu merah tanpa menggunakan rem, atau ketika hendak keluar dari gang ke jalan raya | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Tempelkan kaki di rem | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi 1 | |
| 3) | Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap | |
| 4) | atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya | |
| 5) | Tempel kaki di gas | |
| Berhentikan mobil: Angkat kopling sekuku dan injak rem sedikit (tempel rem) | ||
| Jalankan mobil merayap: Angkat kopling sekuku | ||
| Dengan posisi ini mobil akan berjalan merayap | ||
| Belok balik (berputar balik 180o) ke kanan П | ||
| 1) | Jika mobil melaju terlalu cepat, tempel gas | |
| 2) | Injak kopling habis | |
| 3) | Angkat gas | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi 1 | |
| 4) | Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap (=bergerak perlahan), dan injak kopling sekuku kalau ingin mengurangi jalan merayapnya mobil, lihat jalur apakah bebas jika ada mobil yang ingin lewat maka injak lagi kopling sekuku sambil menempel rem atau menempel gas (sebaiknya dipilih memberhentikan mobil dengan menempel gas agar jika mau jalan lagi tinggal lepaskan gas dan angkat kopling saja sekuku). Jika jalur sudah bebas hambatan, angkat kopling sekuku (mobil merayap maju) | |
| 5) | Putar stir 2 x ke kanan (putar stir habis) (ingat jangan memutar stir dalam keadaan mobil diam/berhenti, bisa merusak komponen mobilnya nanti) (lihat jalur apakah bebas atau tidak) | |
| - Jika jalur aman, jalankan/belokkan mobil dengan mengangkat kopling sekuku (mobil akan maju merayap), kurangi laju jalannya mobil dengan menginjak kopling sekuku | ||
| - Jika jalur sibuk berhentikan mobil dengan kombinasi mengangkat kopling sekuku dengan menempel rem | ||
| (biasanya jika kopling diangkat sekuku akan terasa mobil bergetar sedikit) | ||
| - Jika jalur sudah bebas kembali ankat kopling sekukumkembali (mobil akan merayap maju kembali) | ||
| 6) | Setelah mobil berhasil belok dan dirasa sudah lurus, segera putar balik stir 2x ke kiri sambil mobil maju merayap | |
| - Jika mobil sudah lurus, tempel gas (sesuaikan dengan kondisi lalu lintas), angkat kopling perlahan, jika sudah sesuai dengan kondisi jalan yang dihadapi lepaskan kaki dari pedal kopling biarkan jalannya mobil hanya diatur oleh gas (gunakan gigi 1, 2, dan 3 saja jika berada di dalam kota) | ||
| Menghidupkan mobil yang mati mesin tiba2 | ||
| 1) | Jangan panik ! | |
| 2) | Injak kopling habis | |
| 3) | Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan | |
| - Jika jalan menanjak, bantu tenaga mobil dengan menginjak gas sedikit | ||
| - Jika mobil sedah bergerak stabil, angkat kaki dari kopling, jalankan mobil hanya dengan gas saja | ||
| Macet di jalan tanjakan | ||
| 1) | Gigi dalam posisi gigi 1 (sebaiknya selalu gunakan gigi 1 kalau jalanan macet) | |
| 2) | Injak kopling habis | |
| 3) | Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan | |
| Jika jalan menanjak, bantu tenaga mobil dengan menginjak gas sedikit | ||
| Jika mobil didepan berhenti di tanjakan , injak kopling habis, injak rem | ||
| Jika mobil di depan mulai bergerak sedikit di jalan tanjakan , angkat kopling perlahan sampai � kopling (rasakan sampai mobil bergetar)(agar mobil tidak mundur ketika melapas rem), baru lepaskan rem, tempel gas | ||
| Jika mobil di depan berhenti lama, injak rem, injak kopling, pindahkan gigi ke gigi 0, angkat rem tangan, angkat kaki dari kopling. Jika mobil di depan mulai bergerak maju, injak habis kopling, tekan rem tangan, injak pedal rem, masukkan gigi ke gigi 1, angkat kopling sekuku sampai mobil terasa bergetar sedikit (agar mobil tidak mundur), tempel gas | ||
| | Tanjakan tanpa menggunakan rem | |
| 1) | Gigi dalam posisi gigi 1 | |
| 2) | Injak kopling | |
| 3) | Angkat kopling sekuku (mobil akan bergerak maju perlahan, MOBIL BERJALAN) | |
| 4) | Injak kopling sekuku diimbangi dengan menginjak/menempel gas sedikit (mobil akan berhent, MOBIL BERHENTIi) | |
| 5) | Angkat kopling sekuku (mobil akan merayap maju kembali, MOBIL BERJALAN) | |
| Untuk berjalan atau dan berhenti dalam posisi ini hanya menggunakan kombinasi injak dan angkat koling sekuku | ||
| | Tiba2 ada orang menyeberang | |
| 1) | Angkat gas | |
| 2) | Injak rem | |
| 3) | Injak kopling habis | |
| Macet di jalan rata | ||
| 1) | Gigi dalam posisi gigi 1 | |
| 2) | Injak kopling habis | |
| 3) | Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan | |
| Jika mobil di depan berhenti tiba2, injak rem perlahan atau angkat kopling sekuku sambil injak gas sedikit | ||
| Kombinasi kopling dangan gas ketika mobil didepan berhenti tiba2 lebih baik digunakan sehingga kalau mobil di depan maju tinggal angkat kopling sambil tempel gas. Jadi maju dan berhentinya mobil hanya menggunakan kombinasi kopling dan gas ! | ||
| Jika mobil di depan mulai bergerak maju sedikit, injak kopling habis, lalu angkat kopling sekuku rasakan mobil mulai maju merayap | ||
| Jika mobil di depan mulai berhenti perlahan, angkat kopling sekuku, injak gas (rasakan sampai terasa mobil berhenti perlahan) | ||
| Jika mobil di depan berhenti lama, injak rem, injak kopling, pindahkan gigi ke gigi 0, angkat rem tangan, angkat kaki dari kopling. Jika mobil di depan mulai bergerak maju, injak habis kopling, tekan rem tangan, masukkan gigi ke gigi 1, angkat kopling sampai terasa mobil maju jika perlu boleh tambahkan dengan menginjak gas | ||
| Macet di jalan turunan | ||
| 1) | Gigi dalam posisi gigi 0 | |
| 2) | Mainkan rem saja tak perlu gas karena mobil akan berjalan dengan sendirinya tanpa di gas | |
| Mobil sedang melaju cepat tiba2 mobil didepan jalan merayap | ||
| 1) | Injak rem perlahan | |
| 2) | Injak kopling habis, pindahkan ke gigi 1 | |
| 3) | Angkat kopling sekuku biarkan mobil maju merayap | |
| 4) | jika mobil di depannya berhenti tinggal menginjak kopling lalu angkat sedikit kombinasikan dengan menginjak gas sampai mobil terasa berhenti perlahan, atau injak kopling dan tempel rem | |
| Menghentikan mobil tiba2 dalam keadaan mobil sedang berjalan pelan | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Tempelkan kaki di rem, rasakan sampai mobil terasa berhenti secara perlahan2 (jangan menginjak rem terlalu cepat) | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi 0 | |
| 3) | Angkat rem tangan | |
| Parkir di depan tempat kursus di Bojongsari yang ada disebelah kiri jalan dari arah Parung | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Lepaskan gas | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi 1 | |
| 4) | Putar habis stir ke kiri (putar 2 x ) | |
| 5) | Angkat kopling sekuku (mobil bergerak maju perlahan) | |
| 6) | Atur mobil hingga parkir dengan ban lurus ke depan, gunanya agar power stering tidak cepat aus/rusak | |
| Memutar mobil 180o di depan tempat kursus Mobil (putar melawan arah jam, nanti mulut mobil di kiri dan pantat mobil di kanan) Mobil nanti terparkir dengan depan mobil mengarah ke jalan raya | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Putar stir habis ke kanan | |
| 3) | Pindahkan gigi ke gigi R | |
| 4) | Angkat kopling sekuku (mobil bergerak mundur perlahan dengan buntut mobil ke kanan) | |
| 5) | Jika posisi sudah lumayan lurus, injak kopling sekuku (untuk memberhentikan laju mobil) kemudian lihat dari kaca spion ruangan di belakang mobil apakah ada jarak atau tidak antara pantat mobil dengan tempat smpah dibelakangnya) | |
| 6) | Jika posisi aman, artinya ada jarak antara pantat mobil dengan tempat sampah itu, maka angkat kopling sekuku (mobil merayap mundur kembali) | |
| 7) | Setelah mobil lurus dan cukup buat memutar mobil kembali, injak habis kopling, pindahkan gigi ke gigi 1 | |
| 8) | Putar habis stir ke kiri ( 2 x putaran) | |
| 9) | Angkat kopling sekuku (mobil mulai bergerak maju merayap lagi) | |
| 10) | Jika masih belum dapat, injak lagi rem | |
| 11) | injak kopling, pindahkan gigi ke R | |
| 12) | Angkat kopling sekuku (mobil merayap mundur) | |
| 13) | Karena ada tangga 1 tingkat dan kita akan meletakkan buntut mobil diatas tangga tersebut, injak gas agak banyak | |
| 14) | Setelah mobil dapat melewati tangga, injak kopling habis | |
| 15) | injak rem | |
| 16) | Luruskan stir agar posisi ban atau posis parkir menjadi lurus | |
| Parkir mundur di garasi bagain kiri jalan | ||
| 1) | Posisi belakang mobil sedikit sebelum tonggak pagar | |
| 2) | Injak kopling habis, pindahkan gigi ke R | |
| 3) | Mundurkan mobil hanya dengan menggerakkan kopling sedikit,caranya: injak kopling habis, angkat kopling sekuku, tahan biarkan mobil merayap, injak lagi sekuku, tahan | |
| 4) | Putar stir mobil 2 x ke kiri (putar habis) | |
| 5) | Mobil luruskan (ban luruskan) dengan cara putar balik stir 2 x putaran ke kanan | |
| 6) | Mundurkan lagi mobil sedikit agar mobil menjadi lurus | |
| Berhentikan mobil ketika mundur | ||
| 1) | Angkat gas | |
| 2) | Injak rem perlahan2 | |
| 3) | Injak kopling habis | |
| Melambatkan jalannya mobil ketika mundur (Mobil berjalan merayap) | ||
| 1) | Posisi gigi di R, angkat gas, tempel rem | |
| 2) | Injak kopling, angkat/lepas rem | |
| 3) | Angkat kopling sekuku | |
| Perhatikan ! Jika sudah dapat berhenti dengan � kopling + tempel gas, maka jika gas ditambah sebesar apapun mobil tak akan bergerak | ||
| Parkir maju | ||
| 1) | Lewati mobil � badannya | |
| 2) | Belokin stir | |
| 3) | Jalankan mobil pelan2 kopling diangkat pelan2 sekuku | |
| Mundur/parkir ke kanan | ||
| 1) | Putar stir habis ke kanan | |
| 2) | Mundur merayap | |
| 3) | Putar balik stir | |
| 4) | Mundur lurus | |
Parkir mundur ke kanan ---->>> ∆ | ||
| 1) | Injak kopling habis | |
| 2) | Pindahkan gigi ke R | |
| 3) | Tempel rem | |
| 4) | Mundur lurus | |
| 5) | Jalankan mundur perlahan dengan pola: jalan mundur pelan - berhenti - jalan - berhenti -jalan dengan cara: Injak kopling sekuku, tahan, lalu angkat lagi kopling sekuku, tahan | |
| 6) | Mata lihat ke kaca spion | |
| 7) | Perhatikan: Mundur mobil harus diusahakan lurus segaris dengan trotoar | |
| Jika pantat mobil sudah sampai di ujung jalan atau kurang sedikit dari ujung jalan tempat parkir maka Injak kopling | ||
| 8) | Putar stir habis kekanan 2 x putaran | |
| 9) | Angkat kopling sekuku | |
| 10) | Jika jalan menanjak bantu tenaga mobil dengan menginjak gas | |
| 11) | Jika kira2 mobil sudah masuk, luruskan mobil dengan cara injak kopling | |
| 12) | Putar balik stir 2 x ke kiri | |
| 13) | Angkat kopling sekuku agar mobil bisa masuk pas ke dalam tempat parkir | |
| Jika ingin parkir tepat di pinggir maka mobil dibelokkan kurang sedikit pantat mobil dari ujung jalan (lebihkurang sebesar 1 x badan manusia) | ||
| Jika ingin parkir agak ke tengah (jika tempat parkir agak besar) maka start mobil di belokkan pas di ujung jalan belokan itu | ||
| 14) | Injak kopling | |
| 15) | Tempel rem | |
| 16) | Pindahkan gigi ke gigi 0 | |
| 17) | Angkat rem tangan | |
| 18) | Lepaskan kaki dari kopling dan pedal rem | |
| 19) | Matikan AC, copot sealt belt, matikan mesin mobil, ambil kunci dan simpan, gembog stir mobil, buka pintu | |
| Jika kita salah perhitungan ketika membelokkan mundur mobil, maka | ||
| 1) | Injak kopling | |
| 2) | Pindahkan gigi ke gigi 1 | |
| 3) | Majukan mobil sedikit, jika kira2 sudah lurus (kontrol dengan cara mengatur ban mobil agr lurus dengan cara putar balik stir) | |
| 4) | Mundurkan mobil dengan cara Injak kopling, pindahkan ke gigi R, angkat kopling sekuku tahan, angkat lagi sekuku tahan, injak sekukuku taha, begitu seterusnya sampai posisi mobil benar2 masuk | |
| Jangan lupa melihat kondisi jalur jalan sebelah kanan dan kiri serta belakang melalui kaca spion | ||
| Perhatian : | ||
| 1) | Stir tidak boleh diputar dalam keadaan mobil diam karena bisa merusak ban dan poros ban | |
| 2) | Kalau jalan menanjak dan jalanan macet agak lama di tanjakan maka pakailah rem tangan jangan selalu mengandalkan kopling sebab kalau tidak dapat merusak mekanik kopling | |
| 3) | Rem kaki tidak boleh diteka terus tapi harus dengan pola angkat, injak, angkat, injak (misalnya ketika turunan) sebab dapat menyebabkan rem terbakar | |
| 4) | Pakailah selalu gigi 1 jika melalui jalan yang berlubang2 | |
| 5) | Untuk perjalanan dalam kota yang ramai dianjurkan untuk selalu menggunakan gigi 1 dan 2 saja | |
| 6) | Kuasai emosi ketika berjalan lambat setelah berjalan cepat | |
| 7) | Gigi 1, 2, 3 untuk jalan lambat dan tanjakan | |
| 8) | Gigi 4,5 tak kuat jika digunakan untuk jalan tanjakan | |
| 9) | Untuk menghindari mesin mati tiba2 maka angkatlah kopling pelan2 jangan menyentak dan sekaligus | |
| 10) | � kopling berguna untuk jalan menanjak, macet, belok, start awal berjalan, mundur, belok/memutar mobil, dan parkir | |
| 11) | Gigi 3 untuk jalan raya besar | |
| 12) | Gigi 2 untuk jalan raya kecil/sempit | |
| TIPS : | ||
| 1) | Bagian mobil yang tidak boleh kena air ketika mencuci mohbil: tempat busi, dan tempat injection | |
| 2) | Mesin hendaknya dibersihkan dengan minyak tanah jangan dengan air, karena mesin cepat karatan jika kena air | |
| 3) | Jika mengganti oli minta dibersihkan juga: busi, saringan udara minta disemprot sebab saingan udara yang kotor berpengaruh terhadap pemakaian bahan bakar | |
| 4) | Sampai jalan 50.000 km mobil baru masih aman karena service masih ditanggung dealer | |
| 5) | Jika stir ngebuang maka harus di balanching dan di spooring | |
| 6) | Seminggu sekali sebaiknya ganti air aki | |
| 7) | Tun up jangan terlalu sering | |
| 8) | Saringan bensin dibersihkan dengan ditiup agar tidak cepat kotor | |
| 9) | Bensin jangan dibiarkan sampai habis karena kotoran bisa naik | |
| 10) | Mencuci mobil jangan memakai rinso tapi pakailah shampoo mobil | |
| 11) | Setelah jalan 75.000 km biasanya ban harus diganti | |
| 12) | Jangan terlalu banyak main setengah kopling jika lampu merah pakai rem tangan saja karena dapat membuat mesin panas ! | |
| Sebab bisa membuat kanvas kopling tipis sehingga mobil akan terasa kurang tenaga meskipun sebenarnya mesin baik2 saja. Output mesin akan terbuang sia2 karena salah satu penyalurnya tidak berfungsi dengan baik. Jika penipisan pada kanvas kopling sudah amat parah maka mobil tidak bisa melaju sama sekali. | ||
| Fungsi kopling adalah meneruskan tenaga dari mesin ke persneling (tansmisi) | ||
| Menginjak kopling setengah memang perlu sebagai penyeimbang agar mesin mobil tidak mati saat di-rem atau waktu pertama kali kendaraan melaju. Cuma, seharusnya jangan terlalu lama dan jangan terlalu sering. Satu lagi, begitu selesai perpindahan gigi, langsung lepas pedal kopling. | ||
| Yang sulit dihindari adalah saat jalanan macet. Kebanyakan pengendara lebih memilih menginjak pedal kopling setengah ketimbang cara lain. Salah satu cara yang kami sarankan adalah melaju perlahan dengan gigi satu. Andai pun terpaksa harus berhenti karena antrian mobil, lebih baik posisikan netral sekaligus dan injak rem. Sehingga, pedal kopling bisa dibebaskan. | ||
| Ketika kopling diinjak, kaitan antara mesin dan persneling akan terputus sehingga praktis output mesin tidak sampai ke penggerak roda. Digeber-geber pun laju kendaraan tidak akan berubah. Laju roda akan terpengaruh begitu kopling dilepas. Sebab, pada saat pedal kopling dilepas, plat penekan (matahari) akan menekan kanvas sehingga power dari mesin (melalui fly wheel) dapat bergerak menuju persneling. | ||
| Pada saat kopling ditekan setengah, maka tenaga dari mesin melalui fly wheel yang diteruskan ke persneling pun hanya setengah. Posisi kanvas juga setengah menghubungkan. Posisi inilah yang membuat terjadinya gesekan antara kanvas kopling - fly wheel - matahari. Gesekan-gesekan ini yang akan mempercepat tipisnya kanvas kopling | ||
| 13) | Biasakan menggunakan oli merk PRIMA (beli di pertamina) | |
| 14) | Mobil di tempat kursus biasa pakai oli merk ADNOC (warna hijau) karena mobilnya dipakai terus menerus | |
| 15) | Panaskan mobil tiap hari selama 10 menit | |
| 16) | Merk cat mobil dihapalin, minta contoh cat ke dealer atau minta secukupnya | |
| 17) | Bila mobil garet sedikit, hilangkan dengan autan pada tempat yang kena lalu cuci pakai shampoo | |
| 18) | Jika mengelap kaca harus sampai kering | |
| 19) | Saringan udara dan busi original bekas simpan saja jangan dibuang | |
| 20) | Pakailah lap mobil merk CANEBO, lap ini full terbuat dari karet, jiak ditarik akan terasa melar | |
| 21) | Harga kunci stir kira2 Rp. 50.000,- | |


------>>>